DPRD Sulut Minta Program Pendidikan yang Tertunda Akibat Efisiensi Diakomodasi pada RKT 2027

MANADO, manadosiana.com – Kebijakan efisiensi anggaran sepanjang tahun 2026 berdampak pada pemangkasan sejumlah sub-kegiatan dan penundaan program kerja di lingkungan Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara. Hal ini menjadi sorotan utama Komisi IV DPRD Sulut saat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) evaluasi kinerja anggaran 2026 dan penyusunan Rencana Kerja Tahun (RKT) 2027 bersama pihak dinas.

Ketua Komisi IV DPRD Sulut, Dra. Vonny Jane Paat, mempertanyakan sejauh mana dampak rasionalisasi anggaran tersebut terhadap target-target prioritas pembangunan pendidikan daerah. Pihaknya mengkhawatirkan adanya agenda-agenda penting yang terhambat akibat penyesuaian porsi alokasi finansial yang harus dilakukan oleh pemerintah daerah sepanjang tahun berjalan.

Bacaan Lainnya

Menanggapi hal tersebut, Komisi IV mendesak agar program-program strategis yang sempat tertunda akibat pemangkasan anggaran pada tahun 2026 dapat diprioritaskan kembali dan diakomodasi dalam RKT tahun anggaran 2027. Legislatif berharap kondisi keuangan daerah pada tahun mendatang kembali stabil sehingga hak-hak dan kebutuhan pengembangan pendidikan masyarakat dapat terealisasi secara penuh.

Di sisi lain, Dinas Pendidikan Daerah Sulut memastikan bahwa meskipun dihadapkan pada tantangan efisiensi, program prioritas seperti beasiswa, pelatihan guru, hingga program magang luar negeri tetap dapat dipertahankan. RDP yang dihadiri oleh pimpinan dan anggota Komisi IV baik secara tatap muka maupun daring ini ditutup dengan komitmen bersama untuk mengawal penganggaran sektor pendidikan agar lebih tangguh pada tahun depan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *