MANADO, manadosiana.com – Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mencatatkan realisasi penyerapan anggaran sebesar 65,75 persen hingga Triwulan III tahun anggaran 2026. Angka tersebut setara dengan Rp696,01 miliar dari total pagu anggaran yang dialokasikan sebesar Rp1,05 triliun. Capaian ini dipaparkan langsung dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) evaluasi kinerja bersama Komisi IV DPRD Sulut di Manado.
Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulut, Drs. Yahja Rondonuwu, M.Si., menjelaskan bahwa serapan anggaran tersebut dialokasikan untuk menjalankan berbagai program strategis sektor pendidikan. Di antaranya mencakup alokasi beasiswa senilai Rp2 miliar, program pelatihan magang ke Jepang sebesar Rp1,3 miliar, serta bimbingan belajar khusus bagi anggota Paskibraka sebesar Rp300 juta. Selain itu, porsi anggaran juga disalurkan secara intensif untuk berbagai kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas guru.
Pihak legislatif memberikan apresiasi atas akuntabilitas dan kelancaran pelaksanaan program kerja yang telah direncanakan oleh pihak dinas. Ketua Komisi IV DPRD Sulut, Dra. Vonny Jane Paat, menyimpulkan bahwa seluruh kegiatan yang telah dianggarkan di Dikda Sulut sejauh ini tetap berjalan dengan baik, akuntabel, serta dilaksanakan sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.
RDP yang dipimpin oleh Vonny Jane Paat bersama jajaran pimpinan dan anggota Komisi IV ini sekaligus menjadi momentum konsolidasi untuk memastikan pelaksanaan program sisa anggaran 2026 berjalan optimal. Pihak dewan mendorong agar sisa alokasi anggaran pada triwulan terakhir dapat terserap secara proporsional demi menunjang peningkatan mutu serta pemerataan kualitas pendidikan di Sulawesi Utara.






