manadosiana.com, Minahasa — Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor Mailangkay meminta para peserta didik baru Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Sulawesi Utara tidak merasa rendah diri akibat latar belakang ekonomi keluarga. Pesan tersebut ia sampaikan saat membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di Desa Tampusu, Kecamatan Remboken, Minahasa, Senin, 31 Agustus 2026.
Mewakili Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, Victor menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat berbasis asrama ini diinisiasi langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Program tersebut dirancang sebagai langkah strategis untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui jalur pendidikan.
“Bapak Presiden meyakini tidak boleh ada satu pun anak Indonesia yang terputus cita-citanya hanya karena keterbatasan ekonomi keluarga,” kata Victor saat membacakan sambutan Gubernur Sulut di hadapan ratusan siswa dan tamu undangan.
Jaminan Gratis hingga Makanan Bergizi
Menurut Victor, negara hadir memberikan jaminan penuh bagi seluruh siswa yang menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi. Jaminan tersebut mencakup sarana pembelajaran modern, fasilitas tempat tinggal di asrama, asupan makanan bergizi, hingga pelayanan kesehatan secara berkala.
Seluruh fasilitas tersebut diberikan secara gratis agar para peserta didik dapat fokus belajar dan mengasah potensi tanpa terbeban masalah finansial.
“Jadikan seluruh tantangan sebagai pemicu semangat untuk membuktikan bahwa kalian mampu berprestasi, mandiri, dan menjadi kebanggaan keluarga,” ujar Victor memotivasi para siswa.
Titip Karakter Siswa kepada Pendidik
Selain memberi arahan kepada peserta didik, Victor memberikan penekanan khusus kepada kepala sekolah, para guru, dan pengasuh asrama. Ia meminta pengelola sekolah menerapkan pendekatan holistik yang menyeimbangkan antara capaian akademik dan penanaman karakter.
“Bimbinglah mereka dengan ketulusan hati, kesabaran, serta rasa kasih sayang layaknya anak sendiri,” tuturnya.
Pemprov Sulut juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial RI, Dinas Sosial Daerah Provinsi Sulut, serta Pemerintah Kabupaten Minahasa atas kolaborasi dalam penyiapan sarana dan prasarana sekolah tersebut.
Penyelenggaraan Sekolah Rakyat berbasis asrama ini dihar
