manadosiana.com, – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memacu keandalan infrastruktur Fuel Terminal (FT) Bau-Bau untuk memperkuat pasokan dan rantai distribusi energi di kawasan Indonesia Timur. Langkah ini ditandai melalui kegiatan Management Walk Through (MWT) bersama Kementerian ESDM dan BPH Migas pada Sabtu (5/9/2026).
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaiman menyoroti pentingnya peran FT Bau-Bau sebagai salah satu tulang punggung (backbone) penyaluran bahan bakar minyak (BBM) ke wilayah kepulauan. Menurutnya, kesiapan sarana dan fasilitas di terminal tersebut menjadi kunci dalam menghadapi tantangan geografis Indonesia Timur.
”Sarana dan fasilitas di Fuel Terminal Bau-Bau sudah mendukung kegiatan operasional dan penyaluran dengan baik. Kesiapan fasilitas dan pengelolaan distribusi ini perlu terus dipertahankan agar penyaluran energi dapat berlangsung secara berkesinambungan,” ujar Laode dalam keterangan resmi, Minggu (6/9/2026).
Senada, Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menekankan bahwa efektivitas tata kelola distribusi energi di wilayah strategis harus didukung oleh sistem yang terukur agar tepat sasaran. Koordinasi antara pengawas dan badan usaha dinilai vital untuk mengantisipasi potensi kendala penyaluran sejak dini.
”Penyaluran energi, khususnya BBM, harus didukung fasilitas yang mampu memastikan produk tersedia sesuai kebutuhan wilayah. Pengelolaan yang baik perlu terus dijaga agar penyaluran berlangsung efektif,” kata Wahyudi.
Dari sisi korporasi, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Deny Sukendar menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti masukan dari regulator. Pertamina terus berfokus pada efisiensi operasional dan perbaikan infrastruktur secara berkelanjutan.
Fokus Utama Penguatan FT Bau-Bau:
Optimasi Infrastruktur: Peningkatan keandalan fasilitas terminal BBM untuk menjamin pasokan ke daerah hinterland dan kepulauan sekitar.
Kesiapan Operasional: Evaluasi berkala terhadap kapabilitas personel dan penerapan standar keamanan penyaluran.
Sinergi Regulator: Penguatan koordinasi bersama Kementerian ESDM dan BPH Migas guna menjaga ketahanan energi nasional.
Kunjungan lapangan tersebut turut dihadiri Direktur Pemasaran Corporate Pertamina Alimuddin Baso bersama jajaran manajemen jajaran regional. Pertamina Patra Niaga memastikan keandalan FT Bau-Bau akan terus ditingkatkan demi menjaga stabilitas pasokan energi dan menopang pertumbuhan ekonomi di Indonesia Timur.
