DPRD Mitra Sambangi DPRD Sulut, Kawal Aspirasi Perbaikan Jalan Pontak-Lobu hingga Amurang

MANADO, manadosiana.com,  — Jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) menyambangi Kantor DPRD Sulawesi Utara (Sulut) pada Senin (29/6/2026). Kunjungan kerja ini membawa misi penting: mengawal langsung aspirasi warga terkait perbaikan infrastruktur jalan provinsi yang ada di wilayah Mitra.

​Rombongan wakil rakyat dari Kabupaten Mitra ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Mitra, Katrien Mokodaser (Demokrat). Turut hadir dalam rombongan tersebut sejumlah anggota legislatif, yakni Fitria Asaha (Demokrat), Sabrina Sarah Sumendap (PDIP), Vanda Stevani Rantung (Golkar), dan Billy Munaiseche. Kehadiran mereka diterima langsung oleh Anggota DPRD Sulut daerah pemilihan (dapil) Mitra-Minsel, Reamli Kandoli.

Bacaan Lainnya

​Wakil Ketua DPRD Mitra, Katrien Mokodaser, menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memastikan usulan masyarakat ‘Patokan Esa’—yang sebelumnya telah digodok di Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Mitra—bisa segera terealisasi. Salah satu poin krusial yang mendesak adalah perbaikan sejumlah ruas jalan yang menjadi wewenang Pemerintah Provinsi Sulut.

​”Kami berkunjung ke DPRD Sulut untuk mengawal proyek infrastruktur yang masuk ke Mitra melalui perwakilan kami di provinsi, yang saat ini dikawal oleh Pak Reamli Kandoli,” ujar Katrien.

​Pihaknya pun mengapresiasi sambutan hangat dari DPRD Sulut dan berharap sinergi ini bisa mempercepat pembangunan di daerah asal mereka. “Kami bersyukur diterima dengan baik. Pak Reamli adalah salah satu putra terbaik Mitra, dan kami bersyukur beliau bisa memperjuangkan langsung aspirasi dan usulan masyarakat kami,” tambahnya.

​Merespons tuntutan tersebut, Anggota DPRD Sulut Reamli Kandoli menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pengawalan. Seluruh usulan dari Kabupaten Mitra dipastikan sudah diteruskan ke stakeholder terkait, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Sulut.

​Reamli membeberkan bahwa langkah konkret di lapangan akan segera dimulai, termasuk kepastian alokasi anggaran pengerjaan fisik.

​”Selasa (30/6) besok, sudah ada Mutual Check Initial (MCO) untuk ruas jalan penghubung Pontak (Minsel) – Lobu (Mitra). Jadi untuk sementara yang sudah terakomodir adalah jalur Pontak-Lobu, lalu menyusul kawasan Tababo dan Ratahan-Amurang,” jelas Reamli.

​Politisi ini juga merinci estimasi anggaran yang disiapkan untuk memoles jalan-jalan penghubung tersebut agar lebih layak dilalui masyarakat.

​”Untuk anggaran jalan penghubung Ratahan-Amurang itu kurang lebih Rp 1 miliar. Sementara untuk jalur Pasan-Tababo, anggarannya hampir menyentuh angka Rp 1 miliar juga,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *