Hari Ketiga Pencarian, 1 Korban Longsor Tambang PETI di Bolmong Ditemukan Tewas

manadosiana.com,BOLMONG — Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan satu dari dua korban yang tertimbun material longsor di lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Desa Mopait, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara.

​Korban bernama Alip Gifarah Tamimuk (18) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (28/6/2026) siang, setelah dilakukan pencarian intensif selama tiga hari.

​Alip diketahui merupakan warga Desa Kayu Bulan, Kabupaten Gorontalo, yang selama ini tinggal di Desa Mopait. Sementara itu, satu korban lainnya, Rivaldo Kandow alias Baim (21), hingga saat ini masih dalam proses pencarian.

Bacaan Lainnya

​Operasi SAR yang dimulai sejak Minggu pagi melibatkan personel gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, serta relawan setempat. Proses pencarian ini juga dipantau langsung oleh Penjabat Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi.

​Sekitar pukul 09.30 WITA, tim mengerahkan dua unit ekskavator untuk mengeruk material longsoran yang menutup area pencarian. Di tengah proses pengerukan, tim gabungan mulai mencium aroma menyengat dari dasar jurang.

​Memasuki pukul 12.21 WITA, jasad Alip akhirnya berhasil dievakuasi dari timbunan material dan langsung dibawa oleh petugas menuju rumah duka.

​Satu Korban Masih Dicari, Tambang Longsor saat Korban Tidur

​Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bolaang Mongondow, Chandra Mokoginta, menegaskan bahwa fokus tim saat ini adalah menemukan korban kedua, Rivaldo.

​”Setelah mengevakuasi korban pertama, pencarian untuk korban kedua langsung kami lanjutkan, baik menggunakan alat berat maupun metode manual,” ujar Chandra., dikutip totabuannews.com.

​Peristiwa nahas ini terjadi pada Kamis (25/6) lalu. Saat itu, kedua korban tengah beristirahat di dalam tenda di area tambang tersebut. Tiba-tiba, tebing di atas mereka longsor.

​Pemilik lokasi tambang dilaporkan selamat dari insiden maut tersebut. Namun, Alip dan Rivaldo tidak sempat menyelamatkan diri hingga tertimbun material tanah dan bebatuan. Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih terus bersiaga di lokasi untuk menyisir sisa reruntuhan.(RED).

Pos terkait