Listrik Padam 10 Jam, Berapa Kerugian Pengusaha?

Manadosiana.com, MANADO– Pemadaman aliran listrik yang terjadi Minggu 6 Januari 2019 hari ini tak main-main. Lebih dari 10 jam pemadaman aliran listrik terjadi. Hal ini tentu berdampak kepada banyak pihak.

Salah yang paling terdampak adalah para pengusaha. Tak hanya yang berskala besar, para pengusaha kecil-kecilan di rumah pun ikut terdampak besar akibat pemadaman aliran listrik yang terjadi sejak pukul 09.00 WITA ini.

Beberapa pengusaha skala besar mengeluhkan pengeluaran biaya generator untuk membangkitkan tenaga listrik di lokasi usaha mereka. Mereka, mengakui jika pihaknya harus merogoh kocek yang dalam untuk membeli bahan bakar.

“Kan kita belinya bahan bakar industri, jadi memang ada pembengkakan biaya. Puluhan juta karena durasinya lama ini pemadaman. Mudah-mudahan bisa diselesaikan oleh PLN secepatnya dan tidak berlarut,” kata salah satu pengelola swalayan yang minta namanya tak dipublish.

Sementara, beberapa usaha rumahan di perumahan Griya Paniki Indah mengaku harus menanggung kerugian tidak membuka usaha mereka, karena pemadaman yang terjadi. Nur, salah satu pembuat kue dan makanan cepat saji, menyebutkan jika dirinya membatalkan berjualan karena alat pendukung tak bisa dioperasikan.

“Tak hanya hari ini, besok (Senin) juga tidak bisa jualan karena bahan baku tidak ada, karena pendingin tak berfungsi. Dan untuk hari ini, sebenarnya hari yang omsetnya besar. Mudah-mudahan ada rejeki lain yang datang,” kata Nur.

Beberapa pemilik kedai kopi juga mengeluhkan pemadaman aliran listrik ini. Menurut mereka, saat ini mereka harus mengeluarkan ekstra biaya untuk memasang generator, agar usahanya tetap jalan.

“Sekarang kan membuat kopi itu pakai mesin listrik semuanya. Jadi perlu generator. Mungkin kalau hanya 2 jam, sudah biasa, tapi ini berjam-jam,” kata Yudhi, salah satu pemilik kedai kopi.

Pihak PLN, dalam penjelasannya disebutkan, pada pukul 09.28 WITA sistem Kelistrikan Interkoneksi Sulawesi Utara dan Gorontalo Mengalami trip (gangguan), yang berdampak pada sebagian besar penyulang mengalami padam.

Adapun penyebab daripada gangguan sistem tersebut masih dalam tahap pelacakan.

“Saat ini petugas PLN sedang melakukan proses black start dari PLTD Bitung dan PLTD Telaga di Gorontalo. PLN Memohon maaf atas ketidaknyamanaan pelanggan, semoga proses penormalan ini dapat segera berlangsung cepat dan aman,” tulis PLN dalam halaman media sosial resminya tersebut.

(isa)

Share This Post