Sasingen Ingatkan Bantuan ke Nelayan Harus Tepat Sasaran

Bupati Kabupaten Kepulauan Sitaro, Evangelian Sasingen, saat membuka kegiatan pelatihan perawatan kapal perikanan di Siau.

Manadosiana.com, SITARO– Bupati Sitaro, Evangelian Sasingen, mengingatkan bantuan kepada para nelayan di tahun 2019, harus lebih selektif dan tepat sasaran, untuk membantu mata pencaharian dalam hal pemenuhan kebutuhan.

Ini diungkapkan Bupati saat membuka kegiatan Pelatihan perawatan Kapal
Perikanan tahun 2019, Senin (4/3/2019).

Bupati Sitaro, Evangelian Sasingen menghadiri langsung pembukaan, kegiatan Pelatihan perawatan Kapal Perikanan tahun 2019, yang diselenggarakan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kepulauan Sitaro, berlokasi di Tempat Pelelangan Ikan, komplek pasar Ampera Ulu, di Kecamatan Siau Timur.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan hampir sembilan puluh persen luas wilayah Kabupaten Kepulauan Sitaro adalah laut, sehingga potensi laut di sitaro menjadi ladang emas bagi para nelayan, untuk mengais rejeki dalam hal pemenuhan kebutuhan.

Terkait hal itu Pemerintah daerah, terus mengupayakan pemenuhan kebutuhan dengan menunjang alat tangkap maupun kebutuhan dasar dari nelayan. Sedangkan Bupati juga mengingatkan kepada pihak Dinas Kelautan dan Perikanan supaya bantuan barang ke pada nelayan, untuk tahun 2019 harus tepat sasaran dan yang benar dibutuhkan.

“Yang di serahkan bantuan di cek, apakah betul nelayan, jangan sampai bantuan justru di serahkan kepada warga yang bukan nelayan,” ujar Sasingen.

“Jangan sampai bantuan yang diberikan justru tidak digunakan dan lebih parah malah dijual kepada orang lain, padahal masih banyak nelayan yang benar benar membutuhkan bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan makan ataupun untuk biaya sekolah anak,” lanjutnya.

Sementara itu, terkait dengan kegiatan Pelatihan Perawatan Kapal Perikanan Tahun 2019, Sasingen memberi apresiasi kepada pihak penyelenggara, serta berharap kepada para peserta untuk menyimak dengan baik, supaya bantuan yang di berikan bisa bertahan lama di gunakan, karena di rawat sesuai dengan pola perawatan yang sebenarnya.

“Dulunya kapal nelayan kayu, tapi sekarang sudah fiber, karenanya
perawatan sudah pasti beda, dan ini kesempatan bagi nelayan untuk mengikuti pelatihan, supaya bantuan yang di berikan bisa di gunakan dalam waktu yang lama, karena pola perawatan yang benar,” tutup Sasingen.

(frans k)

Share This Post