Guru dan Siswa Ikut Donor Darah yang Diselenggarakan Dikda

Para siswa dan guru mendaftar untuk kegiatan donor darah

Manadosiana.com, MANADO– Ratusan Guru dan Siswa yang ada di SMA dan SMK di bawah Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulawesi Utara, melakukan bakti sosial donor darah di kantor Dikda Sulut. Kegiatan ini bekerjasama dengan Tim Giat Donor Darah Palang Merah Indonesia (PMI) Sulut.

Kepala Dinas Dikda Sulut, dr. Liesje G. L. Punuh M.Kes menjelaskan, bakti sosial donor darah adalah program Pemerintah Provinsi Sulut yang dilaksanakan pada semua SKPD baik Dinas, Badan maupun Kantor.

“Nah kegiatan di Dikda Sulut jatuh pada hari ini Selasa 26 Februari 2019 dan saya memberikan apresiasi bagi para pendonor dari kalangan pendidikan dan masyarakat,” ungkapnya.

Kata dia, Dikda Sulut memecahkan rekor pendonor terbanyak yaitu 112 Pendonor atau Kantong Darah.

“Bakti sosial donor darah yang dilakukan oleh guru, siswa, ASN Dikda dan THL sangat membantu PMI terlebih khusus untuk kemanusiaan bisa membantu orang lain yang membutuhkan darah,” ungkapnya.

Kepala SMA Negeri 4 Manado, Dr Lile N Wuisan M.Pd yang memimpin rombongan siswa dan gurunya untuk mendonorkan darah menyampaikan, ada 13 guru dan siswa yang datang untuk berdonor darah dari sekolahnya.

“Berdonor darah adalah tindakan yang sangat mulia karena bisa membantu orang lain yang sakit membutuhkan darah,” ungkapnya.

Lanjut Wuisan, dengan mempunyai rasa kemanusiaan melalui bakti sosial dalam berdonor darah juga bisa merubah karakter para siswa agar lebih baik lagi dan seorang Kepsek juga bisa menjadi teladan.

Sementara Matius Pereira, siswa kelas 12 Jurusan Pekerja Sosial di SMKN 4 Manado mengungkapkan, dirinya datang berdonor darah karena merasa terpanggil untuk bisa membantu orang yang sakit yang membutuhkan setetes darah.

“Kita sebagai siswa penerus bangsa harus memiliki jiwa kemanusiaan dengan bisa membantu pada sesama,” kata dia.

(zul)

Share This Post