Presiden Jokowi Fokus Indonesia Bukan Hoax

Presiden RI Joko Widodo turun langsung di kampung Petobo yang hilang saat gempa terjadi di Sulawesi Tengah

Manadosiana.com, MANADO– Kasus hoax penganiayaan terhadap Ratna Sarumpaet yang digembar-gemborkan oleh para pendukung pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, terungkap dengan cepat oleh pihak kepolisian.

Pihak kepolisian berhasil mengungkap kebohongan skenario penganiayaan yang oleh kubu oposisi pemerintahan, sempat dijadikan bahan jumpa pers dan hujat-menghujat Presiden RI Joko Widodo yang juga mencalonkan diri sebagai Calon Presiden RI untuk periode 2019-2024.

Kubu oposisi waktu kasus hoax ini belum terbongkar, secara berapi-api meminta agar presiden Jokowi tidak bersembunyi dan memberikan pernyataan terkait dengan tudingan penganiayaan tersebut.

Namun, permintaan tersebut tak membuat presiden Jokowi bergeming. Dirinya, malah menyibukkan diri untuk mengunjungi 3 daerah yang terdampak bencana Gempa dan Tsunami di Sulawesi Tengah yakni Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Donggala.

Presiden Jokowi memastikan jika pemulihan 3 daerah tersebut pasca bencana bisa dilakukan secepatnya, termasuk memeriksa penyaluran bantuan apakah tepat sasaran atau tidak.

“Episode ‘sinetron’ Ratna heboh se-Nusantara, melibatkan banyak tokoh besar. Tidak mungkin Pak Jokowi tidak mengetahui, ya. Tapi pak Jokowi sedang sibuk terkait penanganan gempa dan tsunami di Sulteng,” kata Koordinator Staf Khusus Presiden, Teten Masduki seperti dikutip dari detik.

Menurut Teten, Jokowi juga tidak terlalu memperhatikan persoalan Ratna Sarumpaet. Bahkan menurutnya, tidak sekalipun menanyakan soal tersebut.

“Mungkin kepala dan isi hati beliau (Jokowi) lagi fokus mengenai penanganan dampak gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala, yang tidak mudah,” kata Teten.

(isa/detik)

Share This Post