Rangkaian Kegiatan Paskah BPW Mawakom Luar Biasa, Umat Muslim pun Berpartisipasi

Wakil Walikota Manado Mor D Bastiaan dan Ketua Panitia Sonny Lela melepas peserta pawai paskah

Manadosiana.com, MANADO– Rangkaian kegiatan memperingati Paskah yang dilaksanakan Badan Pekerja Wilayah Manado Wawonasa Kombos (Mawakom) selang bulan April 2018 ini memang benar-benar bisa dikatakan luar biasa. Animo jemaat dan masyarakat umum terlihat jelas dari jumlah kehadiran yang diprediksi mencapai ribuan orang tersebut.

Kegiatan yang dilaksankan berdasarkan Surat Keputusan Badan Pekerja Wilayah yang di tandatangani Ketua Pdt Esthepanus Katihokang STh dan Sekretaris Dennytrius Tamaka, memberikan mandat kepada Ketua Komisi PKB Wilayah Mawakm, Pnt Sonny Lela, S.Sos sebagai ketua Pelaksana Hari Besar Gerejawi diawali dengan dengan Lomba Ornamen dan Taman Paskah se Wilayah Mawakom pada 7 April 2018.

Dengan jumlah peserta sebanyak 12 lokasi, masing-masing menampilkan ornamen dan taman paskah yang benar-benar membuat orang berdecak kagum, karena menampilkan miniatur paskah yang memperlihatkan bagaimana pengorbanan Yesus Kristus dalam menebus dosa umat manusia.

Perlombaan dilanjutkan dengan Prosesi Pawai Paskah se Wilayah Mawakom yang diselenggarakan pada 15 April 2018. Diikuti oleh ribuan warga GMIM dan kendaraan hias paskah, membuat warga di lajur pawai paskah berlomba-lomba untuk menonton dan mengabadikan momen luar biasa tersebut.

Wakil Walikota Manado, Mor Dominus Bastiaan mendapatkan kesempatan untuk melepas para peserta pawai paskah yang membawa simbol-simbol alkitab. Sebelum dilepas, para peserta pawai terlebih dahulu mengikuti ibadah yang dipimpin Ketua BPW Mawakom Pd Esthepanus Katihokang STh.

Tak sampai disitu, rangkaian kegiatan peringatan paskah yang diselenggarakan BPW Mawakom dengan Ketua Panitia Pnt Sonny Lela S.Sos ini dilanjutkan dengan kegiatan lomba tarian tobelo se wilayah Mawakom yang diselenggarakan pada 21 April 2018 bertempat di halaman Gereja Eben Heazer dan SD GMIM 21 Kombos Timur Kecamatan Singkil.

Kegiatan lomba tari tobelo ini sendiri dihadiri Wakil Ketua PKK Kota Manado, Ny Imelda Markus SE, Kadis BKKBN DR Nora Lumentut SPA, Camat Singkil Mursid Pangalima, Ketua Wilayah GMIM Mawakom, Pdt Estephanus Katihokang, Sekretaris BPW Dennytrius Tamaka, Komisi PKB Wilayah Mawakom, BPJM, dan sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat di wilayah tersebut.

Kegiatan ini juga tampak menunjukan bagaimana kualitas kerukunan umat beragama di Kota Manado. Pasalnya, peserta lomba ini tak hanya para jemaat GMIM saja, tetapi para wanita berjilbab umat muslim yang mengutus 4 tim untuk ikut memeriahkan perlombaan tersebut.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Pelaksana Pnt Sonny Lela mengaku jika Kecamatan Singkil selama ini dikenal sangat menghargai keberagaman, sehingga kegiatan ini merupakan bukti toleransi yang begitu kuat selalu terjalin di daerah tersebut.

“Terima kasih untuk semua masyarakat yang mendukung kegiatan ini dari awal,” kata Lela.

Sementara, Wakil Ketua TP PKK Kota Manado Ny Imelda Markus yang juga istru Wakil Walikota Manado Mor D Bastiaan, dalam sambutannya sebelum memulai perlombaan mengatakan jika kondisi soliditas, persaudaraan dan kebersamaan dalam keberagaman harus tetap dijaga di Kota Manado.

“Mari baku bae, mari baku sayang karena torang samua basudara ciptaan Tuhan,” tutur Imelda.

Kegiatan yang dipusatkan di Gereja GMIM Eben Heazer Komos ini sendiri rencananya akan ditutup oleh Walikota Manado GS Vicky Lumentut yang juga Ketua PKB Sinode GMIM pada awal bulan Mei 2018 mendatang.

(isa)

Share This Post