DPRD Manado Minta Pemerintah Kaji Kembali Dampak Lingkungan Pekerjaan Ringroad

Christania Vicolina Pusung

Manadosiana.com, MANADO– Anggota DPRD Kota Manado daerah pemilihan Paal 2 dan Tikala, Christania Vicolina Pusung meminta agar Pemerintah kembali memperhatikan dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh pekerjaan ringroad, terlebih khusus untuk lingkungan di kawasan Malendeng.

Dikatakan Lina Pusung, sapaan akrab politisi Golkar ini, pembangunan Ringroad memang sangat baik untuk perekonomian, tetapi jangan sampai kemudian masyarakat banyak jadi korban karena kajian lingkungan yang tidak mantap.

Dikatakan Pusung, daerah Malendeng kini mendapatkan dampak lingkungan yang buruk yakni menjadi daerah yang terus-terusan dihantam banjir lumpur serta banjir air yang berasal dari pembangunan Ringroad yang tak memperhatikan dampak terhadap warga di Malendeng.

“Setiap hujan sekarang, pasti warga was-was akan terjadi banjir. Bukan lagi banjir air tapi banjir lumpur yang tentunya menyengsarakan warga,” kata Pusung.

Menurut Pusung, pembangunan Ringroad adalah hal yang sangat baik dan perlu didukung. Tetapi, jika kemudian berdampak tidak baik untuk warga, seharusnya ada solusi yang paling tepat untuk mengatasi itu, termasuk kembali melihat dan mengkaji dampak lingkungannya.

“Pemerintah harus carikan solusi terbaik untuk masyarakat Malendeng yang terkena dampak lingkungan yang tidak baik. Proyek ringroad itu sangat baik untuk banyak orang, tetapi sebaiknya juga jangan korbankan warga yang tinggal di daerah sekitar tersebut,” tutur Anggota Komisi B DPRD Kota Manado ini kembali.

Sebelumnya, warga di Malendeng memang mengaku sejak pembangunan ringroad tahap 2 dilaksanakan, daerah mereka menjadi daerah yang rawan terjadi bencana. Air dan lumpur menjadi makanan sehari-hari warga saat hujan turun.

“Kami tidak menyalahkan pembangunan ini, tetapi menyalahkan kenapa pemerintah tidak mengkaji dengan baik dampak lingkungannya,” kata Wahab dan beberapa warga Malendeng lainnya.

(isa)

Share This Post