Merasa Bersalah, Jurani Minta Maaf Kepada Pihak Polri Terkait Pemindahan Kotak Suara

Manadosiana.com, MANADO – Jurani Rurubua meminta maaf kepada pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) karena telah mengeluarkan kalimat Bhayangkari terkait adanya pemindahan kotak suara dari Kantor Kecamatan Mapanget ke stand pameran Pemkot Manado oleh PPK yang terjadi pada Jumat (19/4/2019) malam.

Jurani mengatakan waktu kejadian, yang saat itu dirinya mengakui sudah dua hari tidak tidur karena mengikuti rekapitulasi penghitungan suara dikejutkan dengan sebuah video yang menyulut emosinya, karena dirinya meihat ada pelanggaran tersebut. karena terlihat ketidak netralan sebab ada ASN dan sopir truk di dalam lokasi tempat kotak suara.

“Waktu itu saya mengeluarkan kalimat organisasi bayangkari, karena terbawa emosi,” ujar Jurani, Rabu (24/4/2019).

Dengan adanya kejadian tersebut Jurani yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Utara (Sulut) mengungkapkan permohonan maaf kepada Polri dan semua pihak.

“Saya memberikan apresiasi kepada pihak kepolisian yang sudah bekerja dengan baik, bahkan sudah banyak yang gugur, saya menghaturkan turut berbelangsungkawa,” pungkas Jurani. (eboy)

Share This Post