Masa Tolak Sawit Kritisi Stament Oknum Anggota DPRD Sulut

Massa aksi yang dipelopori Gerakan Rakyat Tolak Sawit menggelar demo di Gedung DPRD Sulut, Rabu (14/8/2019) siang tadi.

Dalam aksi tersebut, massa aksi yang tergabung dari masyarakat Lolak dan mahasiswa ini menyesalkan Stament dari anggota DPRD Provinsi Sulut, Amir Liputo yang menerima mereka.

Menurut kordinator massa Gerakan Rakyat Tolak Sawit, Satriano Pangkey, mengenai tuntutan penolakan kehadiran sawit di kabupaten Bolaang Mongondow tidak ditanggapi serius oleh Amir Liputo.

Dia menilai, stament Amir soal berusaha mengakomodir tuntutan masa aksi dengan membacakannya di Paripurna DPRD Provinsi Sulut pada 16 Agustus nanti agar pendemo tenang.

Lanjutnya, apa yang disampaikan Liputo cenderung formalistik dan kurang mengena pada masyarakat. Bahkan hal itu dinilai kurang memberikan solusi bagi masyarakat yang terkena dampak dari kedatangan perusahaan sawit.

“Apa yang dikatakannya belum mengena ke masyarakat. Dan belum menyentuh bagi penyelesaian yang dihadapi oleh masyarakat. Bagi saya, ini bukan malah mengurangi masalah yang dihadapi warga tapi malah memberikan masalah baru ke depan kalau argumentasi seperti ini yang selalu dilontarkan oleh wakil rakyat kita,” ujarnya.

(***/Anes Tumengkol)

Share This Post