KPPS Diduga Ditunggangi Caleg, Royke Anter Desak Penyelenggara Pemilu Jangan Lengah

Royke Anter

Manadosiana.com, MANADO – Menjelang Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) serentak pada 17 April 2019, suhu politik kian meningkat panas.

Berbagai strategi/trik memenangkan pemilu mulai digunakan setiap calon legislatif (caleg) maupun calon presiden (Capres).

Seperti Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kelurahan Ranomuut, tepatnya di TPS 16 diduga telah diisi oleh orang-orang partai politik tertentu guna memenangkan caleg yang mereka usung.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi I DPRD Kota Manado, Royke Anter. Informasi tersebut dikatakannya berdasarkan laporan warga yang diterimanya di Komisi I DPRD Kota Manado.

“Petugas KPPS sudah tidak melalui mekanisme melainkan sudah merupakan usulan dari caleg atau partai tertentu,” kata Royke Anter kepada Manadosiana.com, Kamis (21/3/2019) di ruangannya.

Untuk itu, Politisi partai Demokrat itu mendesak pihak penyelenggara pemilu komisi pemilihan umum (KPU) agar merekrut dengan baik. Termasuk pihak panwas memperkuat pengawasan agar tidak terjadi pemanfaatan kewenangan.

“Pihak panwas dan KPU sebagai penyelenggara pemilu jangan lengah. Karena ini akan merugikan partai lain. Karena dari informasi yang diperoleh bahwa ada TPS petugas KPPS nya satu keluarga mama, papa, anak,” tegasnya.

Menurutnya, kalaupun ada penerimaan KPPS, harus diumumkan dan disosialisasikan secara baik, supaya semua masyarakat mengetahuinya.

(Anes Tumengkol)

Share This Post