DPRD Minta Walikota Manado Evaluasi Para Camat

Suasana RDP yang hanya dihadiri perwakilan dari kecamatan

Manadosiana.com, MANADO – Komisi I DPRD Kota Manado meminta Walikota Manado agar mengevaluasi para camat. Alasannya, target PAD lewat retribusi kebersihan atau sampah tahun 2019 masih minim dari target.

Bahkan sekarang ini sudah masuk triwulan kedua tetapi target PAD masih dibawah 40 persen. Itu pun  paling tinggi di Kecamatan Malalayang dengan capaian 30 persen. Bahkan ada kecamatan dari target 2.7 M baru mencapai 200 juta. Untuk itu, diharapkan pada triwulan ketiga mesti mencapai 50 persen.

“Tentunya ini menjadi PR camat. Supaya beberapa bulan terakhir harus ditingkatkan. Karena itu Walikota  Manado perlu evaluasi para camat. Kami menilai kecamatan terlalu pesimis. Dari kehadiran saja hanya beberapa saja, itu hanya perwakilan,” kata Royke Anter usai menggelar rapat dengar pendapat dengan perwakilan dari kecamatan, Senin (1/7/2019) diruangnya.

Menurutnya, target PAD di Kecamatan cukup besar, kurang lebih 20 M. Jadi target tersebut sekitar 5 persen dari target Pemerintah Kota Manado yang dikelola di kecamatan.  Karena itu, kalau tidak tercapai banyak sekali pembangunan tidak dapat dikelola.

Sementara itu, Syarifuddin Saafa yang juga anggota komisi I menjelaskan, berdasarkan penyampaian dari perwakilan camat, permasalahannya berada pada regulasi dan main set masyarakat.

Menurutnya, walaupun begitu pemerintah musti bisa mengatasi. Apalagi terungkap motor sampah banyak yang rusak dan susah diperbaiki karena sparepart susah dicari.

“Masukan, Pemerintah mesti rajin sosialisasi ke masyarakat. Sekaligus mengapresiasi dan memberikan ucapan terimakasih kepada warga yang sudah bayar sampah, caranya data base diperbaiki. Supaya masyarakat yakin bahwa uang tersebut sampai. Motor sampah pun sebaiknya disewa saja agar sparepart rusak Pemerintah tidak pusing. Terakhir, partisipasi publik itu penting yaitu tingkat kesadaran masyarakat,” tegasnya.

(Anes Tumengkol)

Share This Post