Dipertemukan DPRD Manado, Masyarakat dan Pemilik Sepakat Tembok Diukur Kembali

Suasana RDP di ruangan komisi I DPRD Kota Manado

Manadosiana.com, MANADO – Persoalan antara masyarakat kelurahan Mahakeret Barat lingkungan V dengan Pak Widjanarko atau biasa dipanggil ko Hin mulai ada titik terang.

Bangunan tembok milik Widjanarko yang diduga sudah mengambil sebagian jalan umum bakal diukur kembali oleh pihak BPN Manado. Pengukuran bakal dilakukan Selasa (15/4/2019) besok.

Hal tersebut berdasarkan hasil rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi I DPRD Kota Manado bersama masyarakat dan bapak Widjanarko, Senin (15/4/2019) di ruangan komisi I.

Rapat yang ketiga ini dipimpin, Ketua Komisi I DPRD Kota Manado, Royke Anter yang didampingi Sekretaris, Hengky Kawalo bersama anggota, Mona Kloer, Janen Lasug, dan Nurdin Paluga berlangsung baik.

Kepala Badan Pertanahan (BPN) Kota Manado, Gunrhar mengatakan, dalam pengukuran nanti pihak BPN  membutuhkan semua dokumen dari semua pihak yang berbatasan.

“Karena akan sulit penyelesaian jika berkas hanya sepihak. Dan ada biaya pengukuran sekitar Rp 300.000. Jadi besok bakal diukur tembok yang sudah sebagian mengambil jalan umum untuk membuktikan apakah benar jalan tersebut milik pak Wijanarko atau tidak. Sedangkan hasilnya nanti kami hubungi,” katanya.

Sementara itu, Wijanarko pun sepakat untuk dilakukan pengukuran kembali. Namun dirinya bersikeras tetap menuntut semua dilakukan secara adil. Apalagi, dia menilai lahan yang didirikan tembok memang miliknya.

Sebelum menutup rapat, Hengky Kawalo mengingatkan kedua belah pihak agar menerima apapun hasilnya dari BPN.

Turut hadir, Lurah Mahakeret Barat, Gleen Lumintang dan bagian hukum pemerintah Kota Manado.

(Anes Tumengkol)

Share This Post