Dibuka Ardiles Mewoh, KPU Sulut Gelar Rakorev Tahapan Pemilu 2019

Manadosiana.com, MANADO – Komisi Pemilihan Umun (KPU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan Rapat Koordinasi Evaluasi (Rakorev), Senin (26/8/2019).

Kegiatan yang digelar dalam rangka tahap akhir penyelenggaraan Pemilu 2019 adalah evaluasi dan pelaporan ini dilaksanakan di Grand Kawanua Convention Center Kairagi, Kota Manado ini dibuka langsung oleh Ketua KPU provinsi Sulawesi Utara, Ardiles Mewoh.

“Pemilu itu memiliki sebuah siklus, dan evaluasi merupakan akhir dari satu siklus dan akan memulai lagi siklys baru,” ujar Mewoh dalam sambutan.

Mewoh menjelaskan bahwa tahapan Pemilu 2019 sudah dimulai sejak 2017, dan semua tahapan telah dilaksanakan sesuai ketentuan oleh semua jajaran penyelenggara.

“Saat ini kita telah menetapkan calon terpilih dan telah mengajukan usulan pelantikan. Jika ada persoalan pasca penetapan calon terpilih dan pengusulan pelantikan maka itu bukan wilayah KPU lagi,” ungkap Mewoh.

Mewoh mengapresiasi kinerja seluruh divisi dengan capaian maksimal. Diantaranya tak ada masalah data pemilih di rekapitulasi nasional. Pencalonan dan pemungutan suara terlaksana sesuai tahapan. Ardiles juga mengapresiasi support Pemerintah Provinsi (Pemprov), Forkompimda dan stackeholder di Sulut.

Partisipasi pemilih se Sulut melampaui target 77.5 % dimana mencapai 83, 4% untuk Pileg dan 84% untuk Pilpres. Logistik di seluruh TPS terlayani dan Sengketa hukum hingga sengketa hasil di MK mampu dituntaskan jajaran KPU.

Gubernur Sulut, Olly Dondokambey dalam sambutan yang di wakili Kaban Kesbangpol dan Linmas, Drs Mecky Onibala, menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara Pemilu di Sulut yang telah menggelar Pemilu dengan sukses.

“Hal ini tak lepas dari sinergi penyelenggara Pemilu dengan setiap stakeholder dan komponen masyarakat, ” tuturnya.

Onibala menjelaskan Rakorev akan berlangsung hingga Rabu bersama peserta Pemilu 2019.

Dan, dalam rangkaian kegiatan diagendakan evaluasi bersama Peserta Pemilu terkait kampanye serta FGD dengan stakeholder tentang “evaluasi implementasi konstruksi penegakan hukum Pemilu” pungkasnya.(eboy)

Share This Post