Deklarasikan Pemilu Damai, GAMKI Sulut Serukan Tolak Hoaks, Money Politik dan Golput

GAMKI Sulut bersama KPU Sulut Deklarasikan Pemilu Dami 2019

Manadosiana.com, MANADO – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Sulawesi Utara (Sulut) menggelar diskusi dan deklarasi pemilu damai 2019 di salah satu rumah kopi Jl. 17 Agustus, Teling Atas, Wanea, Kota Manado.

Deklarasi tersebut, GAMKI Sulut bekerjasama dengan KPU Sulut. Dalam diskusi hadir sebagai pemateri, Komisioner KPU Sulut, Meidy Tinangon dan Kordinator Komite Pemilih Indonesia, Jerry Sumampouw.

Isi deklarasi

Adapun tema diskusi GAMKI Sulut “Partisipasi politik pemilih pemula dan pemilih pemuda dalam pemilu 2019 di tengah gelombang hoax, money politik dan golput”. “16 hari menjelang pemilu, bukan mop”.

Sementara, Ketua GAMKI Sulut, Debby Suma, mengatakan, pemilu 2019 harus benar-benar bebas dari politik uang, hoaks, dan golput. Untuk itu, dalam pemilu dia mengajak semua kader pemuda menciptakan pemilu aman dan damai. Apalagi pemilu sudah semakin dekat.

“Tinggal 16 hari kita bakal menentukan siapa pemimpin kita. Termasuk siapa wakil rakyat kita. Karena itu, Deklarasi ini merupakan aksi kami untuk menciptakan pemilu damai bukan April mop kita laksanakan kegiatan ini. Namun, karena merupakan tuntunan kepala Gerakan sampai kita melakukan deklarasi saat ini,” kata Debby Suma.

Setelah itu, GAMKI Sulut bersama semua yang hadir melakukan aksi pembagian brosur 16 hari menjelang pemilu kepada pengunjung lainnya.

Dikesempatan itu pun, Komisioner KPU Sulut, Meidy Tinangon berharap deklarasi ini tidak hanya sampai disini saja. Namun, bisa sampai di aplikasikan pada pemilu 17 April 2019.

Turut hadir, Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Korneles Jacob Galanjinjinay,

(Anes Tumengkol)

Share This Post