Berkunjung ke Jarod, Ribuan Massa Serukan Kawal Imba-Boby Dimanapun

Manadosiana.com, MANADO – Kehadiran Jimmy Rimba Rogi dan Boby Daud di kawasan wisata kuliner Jarod, rupanya sudah dinantikan ribuan orang masyarakat yang sengaja datang maupun yang kebetulan berada di sekitar kawasan tersebut untuk melihat pasangan calon nomor urut 2 ini.

Suasana merinding tercipta ketika Jimmy Rimba Rogi bersama istri Ny Irawati Rogi Saleh tiba pertama di Jarod. Dengan diiringi massa, keduanya diantar masuk ke dalam kawasan Jarod.

Teriakan hidup panglima membahana di Jarod saat Imba sapaan akrabnya memulai berdiskusi dengan warga yang ada di wilayah yang disebut-sebut sebagai DPRD tingkat 3 ini.

Sementara, sama halnya dengan ketika Boby Daud datang. Boby yang datang berselang 20 menit sesudah Imba, juga dijemput massa yang membludak. Boby yang merupakan satu-satunya calon kepala daerah beragama Islam ini, bahkan diantar dengan Sholawat saat masuk ke Jarod.

Saat di dalam kawasan Jarod, ribuan warga ini sendiri serempak mengatakan jika mereka akan mengawal pasangan dengan jargon Bersatu dalam Perbedaan, dimanapun hingga terpilih nantinya.

“Kami ini bukan massa yang dibayar. Ini adalah pilihan hati kami. Dan kami siap untuk mengawal pak Imba dan pak Boby apapun yang terjadi,” teriak para warga.

Tak hanya itu, warga juga menyampaikan jika mereka sudah terlalu lama dibodohi dan tidak ada hal-hal yang menggembirakan selama beberapa tahun terakhir ini.

“Kami sudah cukup lama menanti dan sudah cukup merasakan bagaimana tak teraturnya kota Manado. Kami ingin pak Imba dan pak Boby bisa memimpin Manado. Dan kami siap mengawalnya walaupun akan ada banyak pihak coba menjegal,” kata para warga yang disambut dengan teriakan salam 2 jari dari warga lainnya.

Imba sendiri sebelum pulang, diminta untuk memberikan pernyataan di hadapan warga yang hadir. Menurut Imba, dirinya hanya ingin menjadikan Kota Manado menjadi aman dan maju.

Persoalan PKL juga disentil Imba, dimana dirinya mengatakan jika PKL tidak perlu takut, karena dirinya akan menyediakan satu tempat khusus untuk para PKL bisa berjualan 1×24 jam.

“Itu sudah kami pikirkan dan kita akan buat PKL ini daya tarik wisata Kota Manado seperti di Singapura, dimana PKL 1×24 jam berjualan,” kata Imba yang lagi-lagi disambut riuh tepuk tangan warga.

(23)

Share This Post