180 Mahasiswa PKL Akbid Trinita Dilepas di 24 Posko Sario dan Malalayang

Pelepasan mahasiswa Akbid Trinita Manado

Manadosiana.com, MANADO – Sejak 5 Maret 2019, 180 mahasiswa Praktek Kerja Lapangan (PKL) Akbid Trinita Manado dilepas di 24 posko yang tersebar di kecamatan Sario dan Malalayang.

Para mahasiswa pun diterima dengan baik oleh Camat dan lurah setempat. Masa PKL mahasiswa Akbid Trinita sampai 28 Maret 2019.

Ketua pembina yayasan Prisma sulut, Apriano Ade Saerang, mengatakan, kegiatan PKL rutin dilakukan setiap tahun karena untuk memenuhi persyaratan sebelum selesai di Akbid trinita Manado. Menurutnya, PKL merupakan salah wujud nyata dari Tri darma perguruan tinggi, yaitu, pengabdian kepada masyarakat.

“Dan ini sangat penting sebagai bentuk aktualisasi di lapangan. karena mereka ketika selesai wajib turun di dunia kerja seperti faskes, Rumah sakit, Puskes, dan siap pakai,” kata Ade Saerang yang juga sebagai ketua komisi IV DPRD Manado bermitra kerja dengan dinas kesehatan dan pendidikan, Selasa (12/3/2019).

Dijelaskannya, program-program di PKL tidak dalam bentuk pekerjaan fisik pembangunan. Namun, membangun kesehatan masyarakat. Mulai dari bakti sosial, pengobatan gratis, penyuluhan tentang kematian ibu dan bayi yang di Sulut termasuk tinggi, olahraga, serta bersih-bersih linkungan bersama masyarakat.

“Kegiatan ini murni pendidikan. Waktu pelaksanaan setelah dilakukan pembekalan internal kampus sebagai bekal untuk menjaga etika, sopan santun dan moral sebagai nama baik almamater,” terangnya.

Saat ini Akbid, Stikes, Stikomp, Smk Trinita manado yang sudah akan menjadi universitas Trinita dibawah yayasan Prisma Sulut  sedang dalam penerimaan mahasiswa baru 2019/2020.

Kampus tersebut juga memiliki komitmen membantu masyarakat dalam bidang pendidikan, khususnya orang kurang mampu dengan adanya program unggulan Trinita Mapalus (3M).

(Anes Tumengkol)

Share This Post