Pimpinan DPRD Kota Manado Awali Pelaksanaan Reses Pertama Tahun 2018

Ketua DPRD Kota Manado Noortje Van Bone menggelar reses di Kecamatan Sario. Reses ini menjadi pembuka reses Pertama Tahun 2018 DPRD Kota Manado

Manadosiana.com, MANADO– Pimpinan DPRD Kota Manado mengawali pelaksanaan Reses Pertama di tahun 2018. Reses sendiri adalah masa penjemputan aspirasi masyarakat oleh para anggota DPRD Kota Manado di daerah pemilihannya masing-masing.

Reses perdana dilaksanakan oleh Ketua DPRD Kota Manado Noortje Henny Van Bone di Kecamatan Sario, Selasa 27 Maret 2018 sekira pukul 10.00 WITA. Dalam reses yang berlangsung di Kelurahan Sario Utara lingkugan dua Kecamatan Sario, Van Bone menyerap aspirasi dari ratusan masyarakat yang hadir.

Reses Ketua DPRD Kota Manado Noortje Van Bone dihadiri ratusan warga Sario

“Tentunya sebagai wakil rakyat di lembaga dewan, sudah menjadi keharusan dan kewajiban saya untuk memperjuangkan aspirasi warga. Apa yang telah disampaikan warga, tentu akan menjadi perhatian kami, agar ke depannya mengusulkan kepada pemerintah untuk diprogramkan dan direalisasi,” kata Van Bone dalam reses.

Dalam reses tersebut, Van Bone juga menghadirkan sejumlah Kepala SKPD seperti Kepala Dinas PUPR dan para Camat, Lurah serta Kepala Lingkungan.

Wakil Ketua DPRD Kota Manado dr Richard Sualang menggelar reses pertama tahun 2018 di Kecamatan Malalayang

Masih di hari yang sama Selasa 27 Maret 2018 malam harinya, giliran Wakil Ketua DPRD Kota Manado dr Richard Henry Sualang yang menggelar reses di Kelurahan Malalayang 2 Kecamatan Malalayang.

Dalam kesempatan tersebut, Sualang mendapatkan aspirasi diantaranya pengawasan penduduk, keberadaan taksi online, iuran retribusi sampah, keberadaan program Universal Coverage (UC) atau jaminan kesehatan gratis, pengawasan penjualan ehabond, serta sejumlah infrastruktur seperti drainase dan lampu jalan.

Sualang sendiri menjelaskan satu per satu pertanyaan yang disampaikan oleh warga di Kelurahan Malalayang 2 tersebut.

Wakil Ketua DPRD Kota Manado dr Richard Sualang Berdialog dengan masyarakat dalam reses pertama tahun 2018

“Untuk pengawasan penduduk memang selalu dilakukan oleh pihak yang berwajib, karena memang Sulut ini menjadi target yang empuk bagi mereka yang ingin memecah belah bangsa ini. Saya harap di tingkat kelurahan juga selalu diaktifkan program pengamanan lingkungan. Keberasaan Taksi Online saat ini sementara dibahas untuk pembuatan Pergub oleh Gubernur Sulut, nantinya kita ikuti saja peraturan apa yang dikeluarkan asalkan semua pihak tidak dirugikan,” ujar Sualang.

Reses pertama tahun 2018 yang digelar DPRD Kota Manado akan berlangsung selama sepekan ke depan, dimana seluruh anggota DPRD akan turun langsung untuk menyerap aspirasi di daerah pemilihan masing-masing.

(isa)

Share This Post