Investasi Aman dan Gampang Ala Akseleran, Peminjam dan Pemodal Sama-sama Untung

Manadosiana.com, MANADO– Salah satu yang membuat banyak pengusaha muda atau pemula untuk mengembangkan usaha mereka adalah modal. Sulitnya mendapatkan kepercayaan dari para pemodal dalam jumlah yang besar, membuat banyak para pengusaha terjebak pada pinjaman dengan bunga yang sangat tinggi atau malah harus menutup usaha mereka.

Data yang diperoleh dari Otoritas Jasa Keuangan pada tahun 2017 lalu, pinjaman dari Usaha Kecil Menengah (UKM) di Indonesia yang tidak terlayani mencapai Rp1.000 Triliun. Angka ini tentu adalah angka yang sangat tinggi dan menunjukan jika banyak UKM yang tersendat usahanya karena tak terlayani pinjaman modal.

CEO & Co-Founder Akseleran Ivan Tambunan

Kondisi inilah yang kemudian ditangkap oleh para pendiri perusahaan peer to peer lending (P2P lending) PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia (Akseleran), untuk menghadirkan solusi yang aman dan gampang untuk para pelaku UKM yang membutuhkan modal.

Perusahaan rintisan atau startup yang diberi nama sesuai dengan nama perusahaan mereka ini, Akseleran, hadir untuk memberikan kemudahan akses kepada para UKM yang ingin meminjam modal, tapi kesulitan untuk mendapatkan pinjaman dari lembaga peminjaman konvensional yang lain.

“Sejak awal didirikan Oktober 2017 lalu, kami dari Akseleran sudah menyalurkan lebih dari Rp85 miliar dana pinjaman modal bagi UKM se-Indonesia dalam bentuk crowdfunding atau pembiayaan gotong royong secara online. Dan ini yang tercepat dari penyelenggara peer to peer landing lainnya,” kata CEO & Co-Founder Akseleran Ivan Tambunan, dalam bincang bersama pers di Sulawesi Utara, Selasa 7 Agustus 2018.

Didampingi Chief Marketing Officer Andri C Madian, Sales Manager Eben Napitupulu dan Head of Public & Government Relation Rimba Laut, Tambunan menyebutkan jika niatan mereka mendirikan perusahaan ini untuk membantu penyaluran modal untuk para pengusaha UKM baru yang benar-benar ingin berkembang.

Lanjut menurut Tambunan, pihaknya yang telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), juga menjadi jaminan untuk para investor yang ingin menanamkan modal mereka dalam fitur Peer to Peer Landing.

“Disini para investor bisa memilih sendiri, uangnya akan diberikan modal kepada perusahaan yang mana, dimana mereka bisa melihat review dari usaha yang butuh pinjaman tersebut langsung dari website. Jadi, investor bisa dengan gampang menganalisa investasi mereka, dengan jangka waktu dan keuntungan berapa,” kata Tambunan.

Menurut Tambunan, tingkat bunga yang diberikan Akseleran pun sangat kompetitif, sebesar 18-21% per tahun (bunga efektif), jauh di atas bunga yang diperoleh bila menabung atau mendepositokan dana di bank.

“Saat ini jumlah pemberi pinjaman (investor) di akseleran mencapai 20 ribu orang di seluruh Indonesia. Kami juga memberikan jaminan kepada para investor. Dan perlu diketahui Angka NPL (Non Performing Loan/rasio kredit bermasalah) masih terjaga stabil dibawa angka 0,9 persen,” kata Tambunan kembali.

Terkait dengan NPL yang baik tersebut, Chief Marketing Officer PT Akseleran Andri C Madian mengatakan, pihak mereka sangat ketat dalam melaksanakan seleksi kredit.

“Walaupun persyaratan mudah, kami tidak sembarangan. Selama usaha itu punya cash flow (arus kas) yang oke maka bisa dibantu. Selain itu kami melihat agunan dari UKM dan karakter yaitu pengecekan apakah UKM ini pernah punya kredit macet atau tidak. Kami memberikan kenyamanan kepada investor kami walaupun caranya berinvestasinya sangat gampang,” kata Madian.

Akseleran sendiri saat ini tengah mengikuti Financial Technology (Fintech) Day di Hotel Four Points Manado selama 2 hari Rabu hingga Kamis 8-9 Agustus 2018.

(isa)

Share This Post