Tempat Wisata Religi Bukit Kasih Kanonang Memprihatinkan


Gedung kesenian yang atapnya sudah rusak

Manadosiana.com, MINAHASA – Bukit Kasih Toar Lumimuut Kanonang, salah satu destinasi wisata religi yang dimiliki Sulawesi Utara (Sulut) saat ini kondisinya tak terawat dan memprihatinkan.

Dari pantauan manadosiana.com, Rabu (3/7/2019), salah satu Destinasi wisata andalan yang berada sekitar 55 Kilometer arah Selatan Kota Manado atau tepatnya di Desa Kanonang, Kabupaten Minahasa ini, beberapa fasilitas seperti bangunan dan rumah ibadah di Bukit kasih tampak sudah roboh dengan atap yang sudah terbuka, ngerinya lagi, di salah satu bangunan gereja tampak sudah menjadi sarang ular. Begitu juga dengan akses jalan yang tampak sudah hancur dan berlubang serta telah tertutup ilalang rerumputan saat akan menuju ke lokasi salib besar yang berada di puncak destinasi wisata yang dibangun pada tahun 2002 ini.

Akses jalan yang sudah rusak

Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara sebagai pengelolah Bukit Kasih Kanonang pun diharapkan dapat memberikan perhatian serius atas kondisi tersebut, mengingat

pemerintah provinsi Sulut dibawah kepemimpinan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw (ODSK) selalu menggaungkan sektor pariwisata sebagai salah satu program prioritas.

“Kami sepenuhnya menyerahkan renovasi bukit kasih ke pemerintah provinsi yang mengelolah tempat ini,” ujar John Sondakh penjaga pos Bukit GMIM Sion Kanonang.

Kondisi toilet yang sudah tak terurus

Sementara, pengamat Politik dan Pemerintahan Sulut, Taufik Tumbelaka mengatakan, bukit kasih yang merupakan wisata religius toleransi umat beragama harus menjadi perhatian serius dari Pemerintah.

“Setahu saya, Gubernur terdahulu yakni (Alm) A.J Sondakh adalah salah satu dari 28 penggagas wisata religi tersebut. Beliau selalu memberikan perhatian serius. Perawatan lokasi tersebut harus terus dilakukan, jangan terkesan dibiarkan oleh pemerintah saat ini. Apalagi makam beliau (A.J Sondakh) berada di sekitar bukit kasih tersebut,” ujar Tumbelaka.

lampu penerangan jalan yang tampak sudah rusak

Kepala Dinas Pariwisata Sulut, Daniel Mewengkang ketika dikonfirmasi via aplikasi WhatsApp dan telepon di nomor 081311548xxx, tak ada tanggapan.(eboy)

Share This Post

Post Comment