Danny: Lumansik Hanya Penjaga Lahan Pekuburan, Bukan Keturunan Sigar!

Manadosiana.com, MANADO – Ketua Rukun Sigar-Maengkom, Danny Sumolang, mengungkapkan bahwa dirinya tidak mengenal orang-orang dalam video yang mengatasnamakan keluarga Lumansik dan mengaku keturunan keluarga Sigar, keponakan asli Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto yang mendeklarasikan mendukung Capres nomor urut 01, Jokowi-Ma’aruf Amin.

“Kalo memang mereka keturunan keluarga Sigar, karena saya ketua rukun keluarga Sigar. Kalo, toh mereka keluarga Sigar, kenapa pada waktu ada organisasi keluarga Sigar yang sudah kami bentuk bertahun-tahun lamanya, sampai sudah beberapa kali diundang-undang di pengeras suara bahkan di radio, mereka (Lumansik) tidak menampakan diri, mereka tidak pernah kami lihat di rukun kekeluargaan Sigar. Jadi, mereka bukan keturunan keluarga Sigar. Marga saja sudah beda, Lumansik!,” tegas Ketua rukun Keluarga Sigar-Maengkom, Danny Sumolang ketika diwawancara manadosiana.com via telepon selular, Rabu (3/4/2019).

Sebagai Ketua Rukun Sigar-Maengkom, Opa Danny, sapaan akrab Danny Sumolang mengaku merasa sangat keberatan, dan menegaskan bahwa mereka bukan termasuk rukun keturunan keluarga asli Sigar.

“Kami garis keturunan asli keluarga Sigar tidak kenal dengan mereka. Kalo kami tuntut mereka, dimana mengaku sebagai keturunan keluarga Sigar, bisa-bisa mereka dikenakan sanksi,” ucapnya dengan nada kesal.

Namun, ketika ditanya, apakah sebagai Ketua Rukun Sigar-Maengkom akan melaporkan pengakuan tersebut, dirinya mengatakan, masalah tersebut biarlah urusan mereka dengan yang Maha Kuasa.

“Sudahlah, yang pokok mereka bukan keluarga Sigar, terkait dengan pengakuan mereka yang mengungkapkan bahwa mereka keturunan keluarga Sigar, itu tidak benar!. Tidak bagus cara-cara mereka seperti itu, biarlah itu urusan mereka dengan Tuhan,” semburnya.

“Mereka hanya ingin mencari uang pada Jokowi. Ya, mereka hanya inginkan uang kepada Jokowi,” katanya.

Opa Danny pun menceritakan asal usul terbentuknya rukun Sigar, dijelaskannya, pengagas rukun Sigar adalah pak Sumitro (Ayah Prabowo Subianto) kemudian terbentuk sekitar tahun 1954 silam dan yang menjadk Ketua pertama rukun Sigar pada waktu itu adalah Gustaf Albert Sumolang atau sering disapa Gas, mama neneknya dari Gas adalah marga Sigar yang merupakan kaka dari Dora Marie Sigar, nenek tua dari Danny Sumolang.

Namun hanya berjalan beberapa tahun, lanjutnya, rukun Sigar kemudian terhenti dikarenakan Permesta, kemudian terkahir dibentuk kembali pada tahun 2002 yang diketuai oleh dirinya hingga saat ini.

“Saya simpan semua bukti-bukti asal usul rukun dan silsilah dari Sigar,” ucapnya.

Lebih lanjut, ketika ditanya hubungan keluarga Sigar dan keluarga Lumansik, diceritakan Opa Danny bahwa, menurut orang tua-tua keluarga Sigar, pada jaman itu, keluarga Sigar yang merupakan keluarga bagsawan memiliki banyak tanah, Daripada tanah-tanah tersebut tidak dikelolah, maka dipercayakanlah oleh Opa tua Sigar kepada keluarga Lumansik yang adalah opa dari mereka itu untuk menjaga salah satu tanah di pekuburan serta mengolah kebun yang ada disekitar lahan pekuburan.

“Dikarenakan opa tua Sigar kami begitu baik kepada orang, secara kehormatan maka, opa tua kami memberikan sebidang tanah kepada keluarga Lumansik karena sudah menjaga dan merawat lahan tersebut. Tapi, ingat, keluarga Lumasik bukan garis keturunan keluarga Sigar,” pungkas Opa Danny.(eboy)

Share This Post